July 03, 2006

Memoirs Of Geisha dan Paulo Coelho

"ketika engkau punya mimpi dan berusaha keras untuk mengejarnya maka seluruh alam semesta akan membantumu meraihnya" (kurang lebih bunyinya gitu deh) kutipan dari the alchemist-nya paulo coelho.
tapi bukan buku itu yang mau gw ceritain = 9
gw mau cerita tentang film "Memoirs of Geisha" meskipun gw belom baca novelnya (yang konon katanya lebih keren dari filmnya) gw suka banget sama ceritanya! film ini bercerita tentang perjuangan seorang geisha untuk ketemu sama orang yang jadi cinta pertamanya (rasanya gak heran, gw yang pengidap cinderella syndrome suka sama cerita beginian niy!)
si Sayuri (geisha yang jadi tokoh utama) itu tadinya nyaris gak mungkin jadi geisha karena sering bikin kacau di okiya (mabesnya para geisha gitu deh) tempat dia tinggal. dan dia sebenernya juga gak pengen jadi geisha, yang dia pengenin cuma kabur dari okiya itu balik ke kempung halamnnya dan tinggal sama kakaknya. suatu hari rencana melarikan dirinya gagal total, yang ada dia malah jatuh dari atap dan akhirnya terpaksa menetap di okiya itu selamanya karena kakaknya udah terlanjur kabur duluan.
Sayuri jelas aja sedih banget, sambil nangis dia berdiri di pinggir jembatan sampe pria itu lewat (Ken Watanabe, ai nyep nyu!) pria itu terus menghibur si Sayuri dan ngasih uang segala (kalo kata filmnya uang yang dikasih cukup untuk makan selama 3 bulan dengan nasi dan ikan!) tapi Sayuri pake uang itu untuk berdoa di kuil supaya bisa jadi seorang geisha dan bisa ketemu sama pria tadi, dan akhirnya Sayuri diangkat menjadi maiko (calon geisha) oleh seorang geisha papan atas yang namanya Mameha, ternyata setelah jadi geisha hidupnya Sayuri gak membaik, justru tantangannya makin berat. tapi Sayuri bertahan dengan mimpinya untuk bisa ketemu sama pria yang udah nolongin dia. di akhir film, tentu saja Sayuri bisa ketemu sama Pria yang udah nolong dia, dan lebih dari itu ternyata semua tantangan dari awal bikin dia makin dekat dengan pria itu, bahkan ketika tiba-tiba dia diangkat jadi maiko oleh Mameha ternyata atas permintaan sang Pria itu.
saat selesai nonton, gw jadi mikir.. apa iya kata-katanya Paulo Coelho itu bener yah?? meskipun awalnya gak keliatan ada harapan apapun, jangan-jangan sebenernya itu proses mendekatnya kita ke mimpi kita??